Keselarasan Kesehatan Optimal: Cukup Tidur atau Cukup Makan?

Kehidupan yang kita jalani, acap kali sibuk dan memungkinkan penuh tekanan. Et dah, kek lebay banget yak, hehe. Akan tetapi kan bisa saja hal itu terjadi, terlebih permasalahan antara waktu yang cukup untuk tidur dan waktu yang cukup untuk makan. Keduanya memiliki peran yang krusial dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan kita.

Keselarasan Kesehatan Optimal: Cukup Tidur atau Cukup Makan

Kalau misalnya harus memilih antara keduanya, mana yang lebih penting? Lebih baikkah cukup tidur atau cukup makan? Kalau nggak tidur yang cukup, kepala bisa pusing. Begitupula misal nggak cukup makan, kepala jadi kleyengan. Ya udah, biar gak makin pening kepala awak, langsung kita bahas saja pentingnya keseimbangan antara kedua hal tersebut, bagaimana menemukan keselarasan yang tepat, dan dampak bila tidak terjadi keselarasan.

Pentingnya Kecukupan Itu Diwujudkan

Tidur yang cukup adalah salah satu pilar utama kesehatan. Selama tidur, tubuh kita melakukan proses regenerasi dan pemulihan yang penting untuk memperbaiki jaringan, memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan mengatur berbagai fungsi tubuh. Bila tubuh kurang tidur risiko berbagai masalah kesehatan dapat meningkat baik itu obesitas, gangguan kognitif, dan gangguan mood.

Pada kecukupan makan, zat-zat baik untuk tubuh diperlukan. Nutrisi yang cukup menjadi kunci bagi kesehatan yang optimal. Makanan memberikan energi dan nutrisi yang diperlukan tubuh guna menjalankan fungsi-fungsi vitalnya. Apabila kurang makan atau mengonsumsi makanan yang tidak sehat dapat menyebabkan kekurangan gizi, penurunan energi, dan berbagai penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit jantung.

Baca Juga: Manfaat Puasa untuk Bugarkan Tubuh

Mending mana cukup tidur atau cukup makan
sumber: Pixabay (mammela)

Bagaimana Menemukan Keselarasan Cukup: Tidur – Makan?

Apakah bisa antara cukup tidur dan cukup makan terjalin kolaborasi antara keduanya? Kalau menurut readitu.com bisa kok. Sebab dua hal ini, jadi bagian dari pola hidup sehat yang mempengaruhi kestabilan pada tubuh kita agar tetap sehat. Nah, cara menemukan keselarasan yang cukup antara Tidur – Makan, yaitu dengan:

1. Atur Prioritas Makan atau Tidur

Cukup makan dan cukup tidur, keduanya itu penting. Namun, memungkinkan dalam beberapa situasi, salah satunya memerlukan prioritas lebih tinggi. Misalnya, saat tubuh merasa kelelahan dan membutuhkan pemulihan, tidur yang cukup menjadi lebih penting. Namun, saat tubuh merasa lapar dan energi menurun, prioritasnya adalah memastikan asupan makanan yang cukup.

2. Jadwalkan dengan Bijak

Kita bisa menyusun jadwal yang memungkinkan waktu yang cukup untuk tidur dan makan. Tetapkan waktu tidur yang konsisten setiap malam dan pastikan untuk menyertakan waktu makan yang teratur dalam rutinitas harian. Usahakan pada bagian ini untuk konsisten menerapkannya, khususnya pada waktu tidur, jangan sampai berlebihan.

Baca Juga: HKSR untuk Remaja Disabilitas

3. Pilih Makanan yang Berkualitas

Saat kita memiliki waktu terbatas, pastikan untuk memilih makanan yang memberikan nutrisi yang optimal. Prioritaskan makanan berbasis nabati, protein berkualitas, serta buah dan sayuran segar untuk memastikan tubuh mendapatkan nutrisi yang cukup.

Lebih Bagus Mana cukup tidur atau makan
sumber: Pixabay (silviarita)

Dampak dari Kurangnya Keselarasan Cukup: Tidur - Makan

Ketidakseimbangan antara tidur dan makan dapat memiliki dampak serius bagi kesehatan dan kesejahteraan kita. Kurang tidur dan kurang makan dapat menjadi penyebab menurunnya kinerja, penurunan mood, dan peningkatan risiko penyakit fisik dan mental. Maka keseimbangan perlu diusahakan, meskipun kadang-kadang sulit untuk menemukan keselarasan antara keduanya, mengutamakan tidur yang cukup dan asupan makanan yang seimbang akan membantu menjaga tubuh dan pikiran kita tetap sehat dan bugar. Daripada memilih salah satu antara keduanya, upayakanlah untuk menciptakan harmoni di antara keduanya guna mencapai kesehatan yang optimal. 

Fenni Bungsu

Hi, #SemangatCiee jumpa dengan daku Fenni - si Milenial yang suka menulis tentang hal yang bermanfaat. Untuk bekerjasama bisa melalui email ke: fenni(dot)bungsu(at)gmail(dot)com ��Terima kasih��

16 Komentar

Jangan pakai Unknown ya, biar daku bisa kunjung balik ke blog-mu.
Ditunggu komen terbaiknya ^•^

  1. untuk menjaga kesehatan tubuh semuanya harus dicukupkan. Apalagi masalah tidur dan makan, keduanya merupakan hal penting yang harus dicukupi tubuh biar sehat dan seimbang. kalau sudah balance kita bisa mempertahankan semuanya dengan baik

    BalasHapus
  2. Kalau lagi sibuk kadang tidur cuma 4 sampai 5 jam sehari. Padahal idealnya 7 sampai 8 jam sehari ya. Tidur yg cukup itu penting bgt biar sehatt. Pola makannya juga wajib dijaga.

    BalasHapus
  3. Dua aktivitas ini emang paling harus ada biar badan bisa menjejak kuat. Aku kalau tidur dan makan lagi menurun, pasti pikiran ruwet minta ampun kak

    BalasHapus
  4. Betul banget, kurang tidur jadinya pusing dan bekerja tidak optimal, saya juga sedang belajar tidur berkualitas, enggal harus tidur lama tetapi badan sudah melepas lelahnya, ini lebih efektif

    BalasHapus
  5. Kalau untuk 2 hal ini, saya tidak bisa memilih. Karena keduanya penting dan slaing berkaitan. 1 dominan dan melalaikan 1 lainnya akan ambruk juga. Jadi kalau saya seiring usia, memilih maknan yang sehat dan sesuai untuk diri saya. Untuk tidur, saya wajib tidur pukul 10 malam, juga tidak boleh begadang, kecuali ada hajatan hahaha deadline mendesak.

    BalasHapus
  6. Kurang tidur itu bikin pusing dan lemes gabisa berfikir normal, bener deh saya sering alami. Kurang makan jg sama bikin pusing dan lemes. Jd keduanya memang harus cukup, ga kurang ga lebih

    BalasHapus
  7. Makan cukup dan istitahat cukup memang harus benar-benar dijaga keseimbangannya. Makan agr tubuh tetap terpenuhi nutrisinya dan kita bisa hidup sehat dan bugar.

    Istirahat cukup harus dilakukan agar tubuh bisa beristirahat dan mengembalikan fungsinya dengan baik, dan ujungnya jga akan sehat dan bugar.

    BalasHapus
  8. Kerasa banget si.. akutu dibanding makan, lebih milih tidur.
    Tapi aku kuat gak bobok semaleman. Karena ada keluarga yang datang, misalnya.. ((asik ngobrol)) atau ada tugas lain.

    Tapi aku juga tipe yang pelor.
    Asal nempel molor. Hehhee..

    Jadi, tetap yaa.. menjaga keseimbangan antara keduanya ini penting untuk mendapatkan kualitas hidup yang produktif.

    BalasHapus
  9. Saya termasuk yang harus tidur cukup dan makan yang seimbang. Gak bisa mengutamakan salah satunya aja. Kalau kurang tidur atau belum makan, biasanya memengaruhi mood atau bahkan gak bisa melakukan aktivitas dengan baik.

    BalasHapus
  10. Kalau aku sih dua duanya
    Harus imbang,
    ya waktu makan ya waktu tidur
    Melakukan pola hidup sehat emang harus dimulai sekarang juga

    BalasHapus
  11. Setuju dua duanya harus seimbang sih, udah ngalamin sendiri gimana anakku kalo ngga cukup makan. dan gimana dia kalo ngga cukup tidur. Semuanya harus seimbangg

    BalasHapus
  12. Baca artikel ini saya merasa kayak dicubit ditampar pokoknya gitu Titik soalnya saya emang antara tidur sama makanan itu sampai saat ini nggak Selaras dan jujur aja emang bikin banyak keluhan termasuk mood yang gampang rusak,belum lagi kadang-kadang kena darah tinggi karena kurang tidur

    BalasHapus
  13. Untuk menjaga kesehatan tubuh selain olahraga, pola makan, dan tidur yang cukup memang menjadi hal yang harus dilakukan.(April)

    BalasHapus
  14. Sebaiknya keduanya ini dilakukan dengan seimbang ya karena makan dan tidur itu sama-sama kebutuhan yang penting untuk tubuh.

    BalasHapus
  15. Cukup tidur dan makan, yahh memang itulah keselarasan hidup. Keduanya harus seimbang biar hidup kita nyaman dan tenang. Semoga selalu dimudahkan rezki untuk itu ya kak buat kita semua☺

    BalasHapus
  16. Waktu kecil dulu sering kena marah orang tua klo tidur diatas jam 9, sekarang baru sadar ternyata bisa tidur nyenyak itu adalah sebuah berkah yang luar biasa, yang belum tentu bisa dimiliki oleh semua orang.

    BalasHapus
Lebih baru Lebih lama