Review Film Clandestine: Endingnya Keren

Waktu film Clandestine muncul di KlikFilm, daku belum mencoba untuk menontonnya. Jadi cuma melihat covernya aja yang terpikirkan saat itu adalah, “Ini film romance deh ya.” Alhasil belum berkeinginan untuk menonton. Padahal ini film sudah rilis dari semenjak bulan Februari 2022 lalu.

Namun, pas sekarang lagi kulik film, penasaran juga sih sama ini film, karena pas diperhatikan kok ada Shareefa Danish. Jadilah daku masukkan ke list tayang. Dan jeng..jeng.. sesuatu dah nih film. Jangan cepat berasumsi karena melihat dari covernya. Kenapa? Kita bahas dulu, tentang filmnya yak.


Sekilas Mengenai Film Clandestine

Judul film: Clandestine

Durasi: 60 menit

Bahasa: Indonesia

Sutradara: Dyan Sunu Prastowo

Produser: Agung Haryanto, dan Karli Surya Winata

Produksi: KlikFilm Productions

Genre: Thriller (13+)

Rating: 3,5/5

Pemeran:

  • Shareefa Danish sebagai Ibu Puspa
  • Abun Sungkar sebagai Damar
  • Tegar Satrya sebagai Bapak Pras (Ayahnya Yoko)
  • Dannia Salsabilla sebagai Yoko
  • Faryangga Zakariya P sebagai Reno

 [Baca Juga: Review Film 7-24]


Kasus perundungan dilakukan oleh Reno and the genks kepada Damar yang merupakan siswa berkebutuhan khusus. Yoko yang melihat perilaku tersebut melaporkan kejadian itu kepada Ibu Puspa sebagai guru BP.

Reno tidak tinggal diam. Ia pun mengancam Yoko yang kerap membela Damar. Bahkan saat Pak Pras, menjemput Yoko, Reno pun tidak gentar untuk menebarkan ancaman tersebut.

Keadaan yang makin kalut itu, menempatkan Yoko dan Ayahnya disandera oleh seseorang yang tidak diketahui identitasnya. Bagaimana cara Yoko dapat menyelamatkan diri, sedangkan ia dalam kondisi terikat dengan bom rakitan yang berada di kursinya, serta sekeliling ruangan yang juga telah dipasangi bom?


Ending yang Bagus dari Film Clandestine

Jalan cerita Clandestine menggunakan alur campuran, tidak terasa seperti lompat-lompat mengikuti kisahnya. Seru, dan ada efek mendebarkan juga sebagaimana khasnya film thriller yang bercerita tentang penyanderaan.

Akting para pemainnya juga lumayan dan yang daku salut adalah karakter Ibu Puspa yang diperankan oleh Shareefa Danish, bisa memainkan peran yang banyak berpadu jadi satu ya menyebalkan, menegangkan, mengayomi, dan bijak. Bisa se-keren itu dalam penokohannya.

Apalagi untuk ending film yang berdurasi 1 jam ini, menurut daku mirip film barat. Jadi tidak tertebak akhirnya ceritanya bakal seperti itu, hehe. Soalnya daku mikirnya begini, eh ternyata begitu. Good job untuk film Clandestine.

Review Film 7-24: Terpaksa Menjauh Demi Cinta

Kalau mendengar nama Enzy Storia, yang terpikirkan oleh saya itu adalah si host cantik dan kocak. Tahu si aktris cantik ini saat dia menjadi host di acara Inbox, SCTV. Lalu jadi host juga di acara Comedy Night Live, dan kemudian Tonight Show di NET TV.

Sepertinya kalau dia bermain film yang nota bene ada seriusnya, tetap aja bakalan ada kocaknya. Apalagi pas pernah melihat aktingnya di FTV, bikin ngakak, hehe. Soalnya seperti melekat, personal branding Enzy Storia yang kocak, apalagi kalau udah ketemu Desta, Vincent, dan Hesti Purwadinata, hehe. Lanjut lagi soal filmnya, cuss.

 

Tentang Film 7-24

Judul Film: 7-24

Rilis: 18 Maret 2022

Bahasa: Indonesia

Sutradara: Dyan Sunu Prastowo

Produser: Agung Haryanto, dan Karli Surya Winata

Produksi: KlikFilm Productions, Limelight Pictures, Canary Studios

Durasi: 1 jam 21 menit

Genre: drama roman (13+)

Rating: 2,5/5

Pemeran:

  • Enzy Storia sebagai Aini
  • Rio Dewanto sebagai Anggara
  • Faris Nahdi sebagai Adi
  • Angie Ang sebagai Meta

Aini divonis kanker karena terdapat kelainan pada otaknya. Hanya saja penyakit Aini tersebut membuat ingatannya berangsur menghilang, bahkan risikonya ingatan tersebut akan hilang selamanya. Anggara sebagai suami terus mendukungnya. Meski begitu Aini tetap tidak bisa ingat siapa Anggara dan menjauh darinya. Setelah kematian Aini, Anggara baru memahami akan sesuatu itu.

[Baca Juga: Asiknya Nonton Film Thor]

 

Film 7-24 Pas untuk Menemani Liburanmu

Dari segi ide cerita, mungkin akan terbilang biasa dan terbayangkan ending ceritanya seperti apa. Namun para pemainnya bisa membuat suasana lebih hidup dan berwarna, seperti sosok Enzy Storia yang khas, beradu acting dengan aktor yang pernah medapatkan penghargaan Indonesian Movie Awards tahun 2012 kategori Pemeran Pendukung Pria Terfavorit untuk film Arisan!2.

Lain lagi dengan akting Faris Nahdi sebagai Adi. Aktor yang berperan sebagai Barata di seri web Serigala Terakhir 2 ini, juga sangat mendukung. Sedangkan pemeran Meta yaitu Anggie Ang selain sebagai aktris, wanita cantik ini juga pernah menjadi presenter acara bergengsi seperti Silet (RCTI), dan MotoGP (Trans7).

dok. Wikipedia

Buat kamu penggemar kisah romantis, maka film 7-24 ini bisa dijadikan rekomendasi tayangan bahwa kekuatan cinta tidak akan pernah luntur, walau ada badai yang menghadang.

Pentingkah Konsisten Ngeblog Bagi Blogger?

Lah ternyata sekarang sudah jelang minggu ketiga bulan Mei hehe. Baru kemarin kita ngobrol di minggu pertama , ternyata waktu berputar demik...