Pembaca blog readitu.com pasti familiar dengan kalimat: ﷲ tidak menguji seseorang di luar batas kemampuan mereka, sebagaimana yang tercantum di dalam Al-Quran surat Al Baqarah ayat 286.
Bahkan meski dengan redaksi berbeda, tetapi memiliki makna yang sama, kalimat indah itu diulang 3x dalam surat lain yaitu Al-A'raf Ayat 42, Al-Mu'minun Ayat 62 dan At-Talaq Ayat 7.
Ini pertanda bahwa manusia sebagai insan ciptaan-NYA, pasti diberikan ujian yang tak melebihi kemampuan si insan tersebut disertai jalan keluar untuk bisa menghadapinya.
Hal itu yang dirasakan oleh Kak Nilam Sari. Sosok wanita hebat yang kuat menghadapi rintangan kehidupan, termasuk urusan bisnisnya dengan satu keyakinan mantap, bahwa ﷲ selalu punya rencana baik.
Di acara #ISBWorkshop Kickstart Your Business bersama Komunitas ISB, Kak Nilam menceritakan bagaimana berwarnanya dinamika membangun bisnis yang dirasakannya.
Berkenalan dengan Nilam Sari
Sering dengar dong, Kebab Turki Baba Rafi? Yups, bisnis kuliner ini dibangun oleh Kak Nilam Sari pada usia 19 tahun bersama ex-teman hidup.
Ia sempat menggali ilmu di kampus Universitas Negeri Airlangga di Surabaya di usia 19 tahun. Sayangnya wanita berambut lurus ini tidak menyelesaikan kuliahnya, karena menurutnya ia senang terjun ke lapangan. Pada usia itu juga, ia memutuskan menikah muda, dan melahirkan putera pertamanya yang diberi nama Rafi.
Kak Nilam sempat ke Qatar, karena mertuanya kerja di sana, sehingga memudahkan anjangsana ke negara penyelenggara Piala Dunia tahun 2022 itu.
Kak Nilam pun takjub melihat kebab di sana.
“Ini opo toh? Daging dipajang-pajang, muter-muter,” kenang Kak Nilam.
Dari sanalah wanita kelahiran tahun 1981 ini terinspirasi, karena metode bisnis kuliner yang take away food, bukan yang pengunjungnya menikmati makanan duduk di tempat, dan tentunya di Indonesia belum ada yang seperti ini.
Singkat cerita, Kak Nilam bersama ex-teman hidup mengumpulkan modal untuk bangun usaha, dari angpao nikahan mereka sebesar 4juta rupiah.
Dibagilah 2juta untuk buat gerobak, 500rb untuk sewa tempat, 500rb beli peralatan, 500rb persiapan bayar gaji karyawan, 500rb untuk biaya operasional.
“Saya nggak punya background sama sekali untuk berjualannya seperti apa, karena kebetulan kedua orangtua saya adalah pekerja bukan pebisnis, tapi saya merasa senang jualan karena menghasilkan,” terang Kak Nilam dengan wajah semringahnya.
Jadilah ia membuat kebab, meski dia mengakui kalau tidak bisa masak, hehe.
Idenya saat itu membuat kebab ala burger dan hotdog, sehingga rasa Indonesianya tetap terasa. Mulailah uji coba berjualannya di gerobakan, karena berhubung dia pun pernah jualan burger yang cukup laris.
Kemudian nama jenama bisnisnya apa ya?
Terinspirasi lah dengan nama putera pertamanya, Rafi, karena ia setuju kalau menggunakan nama anak untuk usaha akan banyak rejekinya.
Jadilah branding Kebab Rafi pun tercipta, dan ditambahkan di tengahnya kata “Baba” biar ala-ala arabian Turki, walaupun ternyata yang punya adalah orang Jawa asli yang tinggal di Surabaya Timur hehe.
Sehingga lengkaplah brand Kebab Turki Baba Rafi dengan founder Nilam Sari.
Alhamdulillah bisnisnya diterima market, yang dimulai dari 1 gerobak, jadi 2 gerobak dan seterusnya. Sampai setahun punyalah 5 gerobak.
Di situ itu mulai ada yang bertanya kepada Kak Nilam, “kalau saya mau buka yang seperti ini, bagaimana caranya?”
Walaupun ia kurang paham dengan istilah waralaba/franchise, Kak Nilam makin semangat untuk belajar. Dengan konsep gerobakan, waralaba Baba Rafi itu pun berjalan lancar, sehingga di tahun kedua sudah memiliki 30 gerobak.
Dengan mantap pula, Baba Rafi merambah ke kota-kota lain Sidoarjo, Malang, Bali, Kalimantan, Sumatera hingga seluruh Indonesia.
dok. Kak Cilya Blogger
Masa Kritis Berbisnis dan Kehidupan Pribadi
Tahun 2008, hijrahlah Kak Nilam dan keluarganya ke Jakarta. Outletnya berkembang, ketika masuk Jakarta 350 outlet, dan sesudah masuk Jakarta hampir 800 outlet, meski jadinya meninggalkan kantor di Surabaya dan membangun kantor baru di Jakarta.
A. Coba Berbisnis yang Bidang Lain
Tahun 2009 terjadi krisis ekonomi, Kak Nilam kesulitan mendapat investor.
Ia tidak tinggal diam, dengan coba beralih ke bisnis lain yaitu membuka kost-kostan, sayangnya tidak semudah itu. Bahkan di luar dugaan, ia pernah ditipu orang tatkala investasi di bidang pertambangan.
“Ternyata bisnis itu, fokus. Jangan ke mana-mana, dan bersabarlah.” Ungkap Kak Nilam.
Pada usia 27 tahun, bisnisnya mengalami masa kritis dengan utang amat besar. Dengan langkah berani, ia putuskan untuk belajar melalui beasiswa yang didapatnya dari hadiah lomba SWA.
Lalu memasang lowongan kerja guna mencari orang-orang kredibel yang punya mimpi sama menjalankan bisnis, demi mengangkat brand lokal yang akan mendunia. Utangnya berangsur-angsur berkurang.
“Untuk mewujudkan sebuah mimpi itu, perjalanannya panjang x lebar x tinggi, tapi ya udah dijalanin aja,” Kata Kak Nilam.
Saat ekonomi dunia sedang baik, ia pun berani untuk membuka cabang Baba Rafi pada tahun 2010 di negara yang beberapa diantaranya adalah Malaysia, Filipina, Belanda, India, Srilangka. Waktu itu, bisa sampai punya outlet 1300 di 10 negara. Keren ya!
Baca Juga: Langkah Bisnis CCTV Outdoor yang Bisa Dilakukan
B. Perjuangan Batin Kehidupan Pribadi
“Namanya hidup saat indah, selalu ada challenge-nya. Semua yang indah bisa beli aset dan banyak uang, tetapi 2015 kondisi rumah tangga mendapat ujian dari ﷲ.”
Bisnis Kebab Turki Baba Rafi adalah bisnis bersama (partner bisnis) yang dibangunnya bersama ex-teman hidup. Kalau rumah tangganya bermasalah, maka bisnisnya pun juga berguncang.
Kondisi perusahaan pun tidak stabil, hingga rasa pilu karena ibundanya menderita sakit leukimia. Ia merasakan tekanan batin bertubi-tubi, tetapi husnuzon-nya dikuatkan, karena keyakinannya bahwa,
“ﷲ masih punya tujuan panjang untuk saya.”
Baca juga: Seperti Apa Bisnis Farmasi Berkembang?
Semangat Bangkit dengan Yakin kepada-NYA
Dengan kuat Kak Nilam menghadapi ujian hidupnya, dan rela menutup bahkan tak lagi menggunakan nama Baba Rafi. Ia bangkit membangun perusahaan baru, yaitu PT Sari Kreasi Boga.
Bersyukurnya pada tahun 2017-2019, ia yang berupaya mencicil utang, tak disangka bisa dilunasinya dengan lancar.
“Terkejut rasanya, tiba-tiba semua masalah hidup saya diangkat oleh ﷲ”
Tahun 2022, perusahaannya berkembang dengan pesat dibawah investor baru, dan sukses melaju ke lantai bursa IPO (Initial Public Offering) di bulan Agustus. Tagline pun datang: dari lantai trotoar hingga ke lantai bursa, dari gerobakan hingga ke IPO.
“Saya percaya kita semua punya struggle, tapi kadang-kadang yang bisa kita lakukan adalah menghadapinya dan saya percaya ﷲ itu punya rencana baik.”

Nilam Sari: Jalankan Bisnis dengan Fokus dan Yakin
Panggilan hati Kak Nilam selalu ke UMKM dan franchise bagaimana ekspansi outlet dalam skala yang besar, maka pada tahun 2024 ia keluar dari perusahaan.
Ia membangun PT Nava Sari Kreasi, dan mendukung UMKM yang ingin Go-Franchise dengan menyediakan konsultan. Nantinya para pelaku usaha itu dikurasi dan mendapatkan pelatihan, lalu akan dipasarkan usahanya melalui marketplace BukaOutlet.com beberapa diantaranya seperti Almaz, Bagi Kopi, Jakarta Koin Laundry, dan Roscik. Saat ini sudah ada hampir 40 UMKM.
“Saya percaya brand dan masyarakat Indonesia itu luar biasa. Daripada kita percaya dengan produk luar negeri, kenapa kita tidak mengembangkan produk kita sendiri. Ini salah satu cita-cita yang saya geluti.” Terang womenpreneur ini.
Pengalaman bisnis penuh warna dan rasa yang dijalankan oleh Kak Nilam Sari, menuangkan gagasan penting yang readitu.com rangkum, bahwa:
1. Pilih Fokus Berbisnis atau Merambah Bisnis Lain?
Saat bisnis kita sedang naik alias meraih banyak keuntungan, langkah ekspansi pasti dilakukan, sehingga makin meluaskan pangsa pasar.
Hanya saja, bila ingin merambah bisnis lain, perlunya memiliki pondasi kuat. Tak hanya terkait modal, SDM dan operasional saja, tetapi juga buka wawasan diri. Fokus dan konsisten harus lebih dikuatkan.
Pahami pula panggilan hati, akan mengarah ke mana bisnis yang dibangun itu. Ada yang sekadar mencari keuntungan tanpa memberikan dampak untuk sekitar. Ada pula yang seperti Kak Nilam, bergerak mengikuti hatinya untuk mendukung UMKM agar lebih berkembang.
2. Bersama Kesulitan Ada Kemudahan
Dinamika bisnis yang dihadapi Kak Nilam menjadi saksi, bahwa “bersama kesulitan ada kemudahan”.
Ya, kalimat itu bukanlah sekadar kalimat penyemangat buat Kak Nilam agar lebih tangguh dan kuat secara mental, atau kalimat untuk kita bahkan siapapun yang tengah menjalani kehidupan ini.
Namun, kalimat indah yang ﷲ sampaikan untuk kita dalam surat Al Insyirah ayat 5-6, memberi ketenangan hati bahwa DIA tak akan meninggalkan kita yang sedang menghadapi kesulitan apapun.
DIA akan selalu membersamai kita, dan memberikan jalan keluar terbaik buat kita dari sisi-NYA.
“Alhamdulillah diberikan ﷲ rezeki banyak dari arah lain. Kita hanya harus percaya bahwa kita bisa. Ini memang tidak dibangun dalam semalam, tetapi insyaAllah semuanya akan baik-baik saja. Kalau belum baik-baik saja, its not the end.” Pungkas Kak Nilam Sari.





Wah ternyata ini orangnya di balik Baba Rafi, gerainya ada di mana-mana hebat. Sangat menginspirasi sekali.
BalasHapusMemang ketika Allah yang bilang sendiri, maka jangan ada keraguan lagi, apalagi ayatnya sampai di ulang ulang bebeapa kali.
Sebuah cerita yang bener2 menginspirasi dari mulai merintis mengalami gejolak dan akhirnya bisa kembali bangkit...dan yang pasti kuncinya tetap satu berpegang teguh dengan janji Allah karena Allah tidak akan memberi ujian diluar batas kemampuan hambanya
BalasHapusNilam Sari luarrr biasa!
BalasHapus(eks) pasutri ini memang lincah banget di kancah bisnis.
utamanya sektor per-franshice-an.
Di Surabaya, happening bangett waktu itu.
Mantaabb, makin cetharr bener bisnisnyaaa
Wanita hebat. Nggak khawatir saat memulai bisnis dengan pasangan. Meskipun ada ujian yang bikin pisah dengan pasangan.
BalasHapusMerelakan nama brand yang saat itu pasti sudah besar. Tapi, keyakinan sama Allah akhirnya mendapatkan jawaban.
Kak Nilam Sari beneran womanpreneur hebat, euy.
Airlangga mbak, bukan Erlangga, alumni gak terima wkwk kiddiiingg, tapi emang sering melesetin juga jadi uner sih wkwk.
BalasHapusAlhamdulilah walaupun udah berpisah sama mantan tapi bisnisnya Mbak Nilam tetap berkembang pesat yaa.
Jadi keinget keduanya dulu jadi pencipta trend kebab yang bisa mudah kita take away trus cita rasanya cucok ma lidah orang Indonesia :D
Wah ternyata mbaknya juga merambah ke bisnis lain bahkan membantu UMKM ya.
Aku tu kalau ada webinar/ talkshow gitu cita2 berwisausahaku bangkit, tapi mbuh kudu mulai dari mana ya :D :P
Mbak Nilam Sari beneran sosok womenpreneur yang inspiratif sekali. Keren lho ISB bisa menghadirkan beliau untuk mengisi zoominar.
BalasHapusAku salah satu peserta yang ikutan ngezoom juga dan kagum sama Mbak Nilam dengan segala tekad, perjuangan, keyakinan dalam membangun bisnis.
Banyak belajar dan menginspirasi sekali beliau ini. Yang nggak aku lupa beliau ngingetin buat terus investasi leher keatas atau belajar, berjejaring, dan berproses disertai fokus yang maksimal. Masha Allah ya, setelah badai dan ujian maha besar, kini beliau bangkit lebih tinggi lagi dan kepedulian terhadap UMKM serta produk lokal beneran nyata Sekai. Salut maksimal deh. Banyak pembelajaran berharga dari sosok beliau. Semoga kedepannya Mbak Nilam makin sukses dan banyak perempuan yang termotivasi serta mengikuti jejaknya sukses jadi pembisnis perempuan.
Aku ga pernah denger nama Bu Nilam, tapi kalo Baba Rafi mah aku tahu betooool mbak. Soalnya belum lama ini juga baruuu aja beli kebab di salah satu cabangnya di daerah kartini, bekasi timur.
BalasHapusAku berharap bisa diberikan kekuatan dan tenaga sehebat kak Nilam si. Kelak bisa punya bisnis yang bertumbuh, bukan sekedar jalan di tempat aja.
Kayak quotes yang ku pernah dengar, bunyinya begini :
"Kehidupan itu berputar, kadang di atas.. kadang di bawah. Tapi kalo bisa pas kita lagi diatas, coba diganjel" hahahahaha
Tipe wanita pejuang yang tangguh! Salut banget sama perjuangannya yang penuh lika-liku, dari mulai modal angpao nikahan pas ngerintis Kebab Baba Rafi, ngadepin utang besar, sampai akhirnya bangkit lagi lewat PT Sari Kreasi Boga dan sukses melaju ke IPO.
BalasHapusKeren banget sekarang beliau malah fokus bantu UMKM lewat BukaOutlet.com. Kisah yang sangat humanis dan bikin makin percaya kalau rencana-Nya selalu baik.
Baru tahu sosok di belakang nama besar Baba Rafi ini. Ternyata kisahnya tak kalah inspiratif dan penuh dinamika juga ternyata, ya.
BalasHapusBegitulah maha indahnya skenario Allah, menguji manusia untuk dipersiapkan dengan sesuatu yang lebih indah agar kita siap dengan setiap alternatif cerita-Nya di masa yang akan kita hadapi
Wah sungguh inspiratif kisah Nilam Sari ini. Meski sempat mengalami kegagalan ia tetap bangkit bahkan mampu melesat lebih tinggi lagi.
BalasHapusBaru tahu penamaan Kebab Turki Baba Rafi tuh berasal dari nama anak loh. Kirain itu nama kakek2 atau nama ayah. Atau waralaba dari asing yang mengharuskan nama itu dipake.
BalasHapusBener sih kak. Di balik kesulitan pasti ada kemudahan. Dan Allah tdk akan menguji hambanya di luar batas kemampuan.
Smg semangat mbak Nilam Sari bs menular ke kita. Terutama semangat wirausaha dan pantang mundur, pantang menyerah di balik krisis dan segala tantangan yang mendera saat berbisnis.
Wah iya, ini pengusaha asal Surabaya
BalasHapusIkut sedih saat berita rumah tangganya ternyata mempengaruhi bisnisnya ya
Tapi alhamdulillah bisa bangkit kembali
Kisah yang sangat menginspirasi ya, Mbak Fen. Dan memang benar, Allah SWT tidak akan menguji hambanya di luar kemampuannnya. Terus di balik kesusahan, pasti ada kemudahan. Yang penting kita terus berusaha, biar Allah yang melapangkan semuanya. Ngomong-ngomong saya belum pernah coba kebab Baba Rafi hehehe.
BalasHapusAkhirnya saya baru tahu cerita di balik Baba Rafi, luar biasa Nilam Sari tangguh, salah satu sosok Kartini saat ini.
BalasHapusWalaupun cobaan datang bertubi-tubi tapi tetap tangguh berjuang. Salut
Oalaaah saham RAFI itu utk kebab baba Rafi yaaaa . Sayang nilai sahamnya udh turun banget dari awal IPO dulu.
BalasHapusAkh blm cobain kebab nya, pas dicek ternyata ada di cempaka putih, ini yg terdekat dr rumahku. Nanti deh mau cobain juga.
Kalau kebab aku doyan, asal jangan terlalu tebal wrap nya 😄.
Mba Nilam ini tipe pengusaha sejati. Berani Jatuh, lalu bangun lagi. Memang harus begitu 👍👍. Kayaknya pengusaha kalau ga pernah ditipu kurang lengkap pembelajaran nya 🤣🤣. Inget papaku, yg juga pengusaha, pas awal2 pernah ditipu juga 😄.
Kak Fen....saya benar-benar kagum sama Mbak Nilam Sari ini, cobaannya gak main-main ya Allah, mulai dari terlilit utang, ditipu teman dan gongnya cobaan rumah tangga tapi kuat banget bisa bangkit lagi dan akhirnya sekarang bisa sukses lagi. Belajar bagaimana sabar dan tegar dari beliau.
BalasHapusMasya Allah, inspiratif sekali. Salah satu contoh wanita tangguh, yang mampu bangkit setelah diuji berkali-kali dengan ujian yang luar biasa. Dari kisah ini banyak hikmah yang bisa diambil, salah satunya adalah percaya sepenuh kepada pertolongan Sang Pencipta.
BalasHapusTernyata Mbak Nilam Sari ini toh orang dibalik Kebab Baba Rafi. Membaca perjuangannya bikin mata berkaca-kaca karena ujiannya ada saja ya. Tapi beliau orang yang kuat. Kita harus percaya dibalik kesulitan ada kemudahan.
BalasHapusBangga banget sama ka Nilam yang ternyata satu almamater dengankuu.. ((meski beda jurusan, hehehe)). Soalnya jujur, akutu jarang menemukan anak Uner jadi pebisnis.
BalasHapusSemoga semakin banyak ka Nilam Babarafi lainnya yang berkembang dan membersamai bisnis UMKM untuk semakin berkembang.
Karena ilmunya ka NIlam bukan hanya di atas kertas ((teori)), tapi juga pengalaman selama mendirikan bisnis franchise sebesar ituu..
Rumah tangga yang diuji dan hancur tetapi bisa bangkit lagi
BalasHapusAku yang mendengar dia bicara langsung tuh bener bener seperti mikir hatinya dikuatkan Allah sangat kuat
Aku pasti sudah menyerah diuji begitu
Wah saya baru tahu bahwa founder dari Baba Rafi itu adalah ibu Nilam Sari karena merek dari kebabnya sangat terkenal dan ada di mana-mana hebat sekali beliau dan juga pasangannya sehingga bisa membangun bisnis seperti ini Padahal naik turunnya itu sangat terasa sekali
BalasHapusKebab Baba Rafi itu favoritku dan semua variannya enak, gak pelit juga kalau ngasih isian. Memang Bu Nilam kalau bikin produk yang berkualitas ya, dan gak mudah lho mempertahankan bisnis selama bertahun-tahun.
BalasHapusApalagi pas part dikhianati oleh ex itu pasti nyesekkkk banget, tapi beliau berhasil bangkit dan bersinar lagi.